Senin, 25 Februari 2019

Novel-Konspirasi Semesta

KONSPIRASI SEMESTA

Selamat Datang Masa Lalu

Aku ingin membunuh waktu.
Aku ingin membuatnya tak bernyawa dan berhenti menyiksaku dengan detik-detik yang hanya membuat penantian tak pastiku semakin panjang, seolah tanpa ujung.
Aku ingin keluar dari ruang gelap yang menyekap ini, aku ingin terbang. Menemuimu. Menjelakan semuanya. Menceritakan apa saja yang ingin aku ceritakan, yang ingin kau tahu, yang akan membuat kita keluar dari sumur kebingungan dan kembali seperti dulu lagi. Kembali pada perasaan yang sama. Pada pertanyaan-pertanyaan yang harus kau jawab segera atau sudah terlanjur kadaluwarsa?
Aku ingin pergi. Meski sebenarnya aku takut.
Bagaimana jika sebuah pertemuan yangbegitu diharapkan justru memicu keterpisahan abadi yang tak terelakan? Bukankah lebih indah terkurung dalam keterpisahan, tapi bayangan tentangmu menetap disini, berbaring nyaman ditaman jiwaku.
Inilah perasaanku detik ini, dan boleh jadi detik-detik selanjutnya dalam kehidupanku. Perih, pedih, hampa, atau kata apa aja yang mewakili rasa tak berdaya ini. Terlalu bnyak hal buruk didunia ini yang terlihat indah hanya karena terbungkus kemasan, seperti halnya kebodohan yang selama ini terlanjur kuanggap sebagai kesetiaan.
Harusnya aku sadar, cinta tak mungkin selamanya menunggu. Ia isa kadaluwarsa bila tak diperlakukan sebagaimana mestinya.
Kuningan, Juni 2016
Aku yang didera rindu.

Ada titik air mata yang mengalir membasahi pipi usai membaca ulang tulisan dibuku harianku itu. Bisa saja sebenarnya, tapi aku tak ingin membendungnya. Kubiarkan air itu mengalir titik demi titik. Tentu saja ada bekas yang ditinggalkan. Menyadari bahwa kita pernah terluka, boleh jadi adalah cara paling mudah untuk menghimpun rasa syukur, tentang betapa beruntungnya kita. Untuk sampai pada titik itu, kadang yang kita butuhkan hanyalah waktu dan kesabaran.
Allah menciptakan begitu banyak pasangan pertanyaan-jawaban, tapi tak selalu menurunkan keduanya dalam waktu yang sama. Betapa banyak pertanyaanku waktu kecil yang baru bisa terjawab ketika aku sudah beranjak dewasa. Akupun percaya, dikolong langit ini, setiap orang selalu punya pertanyaan sulit didalam hidupnya.
Aku dan dia telah bersabar sehebat yang kami bisa, juga berbuat apa yang mampu kami perbuat. Allah juga telah menjawab doá-doá kami, menyembuhkan pedih perih luka dalam jiwa kami. Bukankah kini hidup kami sempurna?

Aku rela menyisihkan banyak waktu demi mengenang perasaan mahadahsyat itu, badai yang menerjang pekarangan hatiku 3 tahun yang lalu.

“Saya Faris” sapanya ketika kita memulai perbincangan lewat ponsel. Ada dinding yang seketika runtuh, serupa benteng yang digempur ribuan meriam secara bersamaan. Dalam kondisi itu seharusnya aku berlari, bersembunyi didalam bungker antinuklir paling mutakhir dengan cara masuk paling rahasia. Namun pada kenyataannya, aku bertahan. membiarkannya mengerahkan seluruh pasukan artileri untuk melepaskan ribuan anak panah yang melesat dengan kecepatan tinggi. Hingga akhirnya aku mnyadari bahwa ribuan anak panah itu kini telah bersarang didalam hatiku.

Ada sesuatu yang tak biasa bergejolak didalam hatiku. Seketika aku mengingat segalanya tentangnya. Bagaimana ia mengenakan tali sepatu, bagaimana ia bersahabat dengan kuda besinya itu.
Dia. Seseorang yang pernah memberiku ucapan ulangtahun dengan videonya yang sangat indah. Seseorang yang telah mengenalkanku pada dunia yang sunyi namun menyenangkan. Seseorang yang membersamai setiap langkah yang aku ambil. Seseorang yang pernah berucap bahwa akulah yang terakhir. Seorang laki-laki dengan semua yang ada pada dirinya.

Sabtu, 23 Februari 2019

Esai-Pendidikan Gratis atau Pendidikan Murah?

Pendidikan Gratis atau Pendidikan Murah?

Saat ini, banyak pemimpin potensial, baik pemimpin lokal maupun pemimpin pusat akan memberikan pendidikan gratis bagi warga negara. Mereka berjanji bahwa jika mereka terpilih, mereka akan memberikan pendidikan yang layak secara gratis. Namun, di bidang wacana pendidikan gratis sangat tidak mungkin untuk diimplementasikan. Wacana ini akan menemukan beberapa masalah yang akan terjadi dalam kehidupan nyata jika tetap dilakukan.

Menurut saya ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa pendidikan gratis tidak tepat untuk diterapkan di negara ini.
Alasan pertama adalah, kata bebas dalam diskusi menunjukkan bahwa tidak ada biaya sepeser pun. Namun nyatanya, masih ada retribusi sekolah. Siswa akan dikenakan biaya karena membeli pakaian olahraga, seragam, dan kebutuhan sekolah lainnya. Ini karena bantuan yang diberikan hanya membantu operasional saja, seperti biaya listrik, air, buku-buku pelajaran, dan lain-lain. Itu tidak cukup karena sekolah juga memerlukan biaya operasional yang harus dibayar setiap hari seperti, biaya fotocopy, spidol dan lain-lain. Jadi sekolah pasti akan terus membebani siswa mereka. Karena itu, kata bebas dalam wacana ini tidak tepat dan tidak lebih sebagai pemanis semata.

Alasan kedua adalah, jika gratis, siswa tidak akan memiliki rasa tanggung jawab. Mereka akan berkeliling sekolah karena mereka pikir sekolah tidak memerlukan sedikit pun pengorbanan. Namun, jika mereka membayar, siswa akan memiliki tanggung jawab yang sangat tinggi untuk belajar. Mereka akan serius mengikuti pelajaran di sekolah. karena mereka akan berpikir, jika mereka tidak serius dalam belajar, maka mereka akan kehilangan uang mereka.

Selanjutnya, jika pemerintah tetap berkomitmen pada pendidikan yang gratis, berarti pemerintah akan mengucurkan dana. Namun, yang menjadi masalah di sini bukanlah dana, tetapi proses pencairan dana yang akan menimbulkan beberapa masalah. Seperti diketahui bahwa pencairan dana biasanya dilakukan di pemerintah pusat, sehingga untuk mencapai dana sekolah harus melewati beberapa pos pertama. Inilah yang akan menciptakan peluang kejahatan. Akan ada elemen yang memotong dana dengan alasan biaya administrasi. Akibatnya, dana ke sekolah tidak lagi utuh seperti semula. Apalagi pendanaan ini akan berlangsung sangat lama. Bahkan, butuh berbulan-bulan untuk sampai ke sekolah. Padahal, sekolah untuk membiayai keperluan operasional sekolah pun sangat mahal yang harus dibayar. Akibatnya, sekolah-sekolah tidak bisa berjalan optimal. Misalnya, jika tidak ada spidol, atau memfotocopy mereka pasti meminta dana kepada siswa dan ujungnya mereka tidak membayar juga.

Berdasarkan alasan yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan gratis hanya janji semata karena tidak mungkin perbaikan diterapkan dan jika dilaksanakan tidak akan efektif.
Hal ini disebabkan beberapa hal seperti, dana yang disediakan oleh pemerintah tidak akan cukup, membuat siswa menjadi bertanggung jawab, dan prosesnya lama dan sulit. Karena itu, wacana pendidikan gratis lebih tepat dan masuk akal jika diganti dengan pendidikan murah.

Editorial-Agama

Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Banyak agama memiliki narasi, simbol, dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup atau menjelaskan asal usul kehidupan atau alam semesta. Dari keyakinan mereka tentang kosmos dan sifat manusia, orang memperoleh moralitas, etika, hukum agama atau gaya hidup yang disukai. Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di dunia.

Agama adalah pedoman hidup dan menjadi tolok ukur yang mengatur tingkah laku penganutnya dalam kehidupan sehari-hari. Baik atau tidaknya tindakan seseorang tergantung pada seberapa taat dan seberapa dalam penghayatan terhadap agama yang diyakini. Agama berperan sangat penting dalam mengatur kehidupan manusia dan mengarahkannya kepada kebaikan bersama.
Untuk memperoleh pemahaman tentang peranan agama lebih jauh lagi, Abul Qosim Al-Khu'i, penulis buku Menuju Islam Rasional mengatakan, pada dasarnya kita membutuhkan agama dikarenakan agama mampu melestarikan hubungan yang baik dan harmonis antar manusia.

Diturunkannya agama kepada manusia mempunyai agenda menghidupkan moralitas dalam rangka mengatur kehidupan manusia. Agama amat mendukung nilai luhur yang menyeru kepada prinsip kebaikan, seperti keadilan, kejujuran, toleransi, dan tolong-menolong. Dalam proses kehidupan yang dijalani manusia, agama sangat mendukung untuk tindakan kebaikan. Artinya, agama tidak hanya memberikan nilai-nilai yang bersifat moralitas, namun juga menjadikannya sebagai fondasi keyakinan. Agama mensyarakatkan moralitas sebagai bagian iman secara keseluruhan. Tak ayal, moralitas yang ditekankan agama bersifat mengikat kepada setiap penganutnya.

Abul Qosim Al-Khu’i menegaskan, tanpa bantuan agama, dapat dipastikan bahwa nilai-nilai kebajikan atau moralitas tersebut niscaya akan kehilangan maknanya dan akan menjelma menjadi serangkaian nasihat belaka yang bersifat tidak mengikat. Dengan kata lain, nilai-nilai tanpa makna hanya bercorak nasihat tidak lebih dari sekedar anjuran atau seruan belaka, misalnya, diucapkan seorang sahabat karib kita, sementara kita sendiri bebas untuk menerima atau menolaknya.

Agama menjadi pegangan dan pedoman hidup. Al-qur’an merupakan pedoman hidup yang tidak pernah berubah setiap zaman. Meskipun terdapat berbagai perbedaan tafsiran dalam memahaminya, namun tidak pernah ada perubahan dalam kitab suci yang diyakini kebenarannya tersebut. Pada faktanya, manusia tidak dapat hidup tanpa adanya pegangan atau pedoman yang menjadi acuan dalam hidup. Karenya, ia akan cenderung berusaha mengisi hidupnya dengan cara dan jenis pedoman hidup apapun, meski pedoman tersebut beserta nilai-nilai yang dikandungnya itu keliru dan menyesatkan. Pada saat itu, kehidupan intelektualnya tidak diisi dengan keyakinan yang masuk akal dan ajaran yang sehat. Dalam keadaan demikian, agama dapat menjadi pegangan hidup dan intelektual dengan ajaran yang sehat dan mampu menyelamatkan seseorang dari dorongan kecenderungan ke arah kesia-siaan dalam menjalani kehidupan.

Selain memberikan pedoman hidup yang bersifat spiritual, agama juga mendorong kemajuan ilmu pengetahuan. Keyakinan agama mengajarkan kepada manusia bahwa pengetahuan tak terbatas merupakan sumber dari keteraturan alam yang berlaku di jagat raya ini (yang menjadi dasar dari teori ilmu pengetahuan), yang diibaratkan sebagai sebuah buku mahabesar yang dikarang seorang sarjana yang sangat cerdas. Setiap halamannya yang berisi serangkaian paragraf dan kalimat, mengandungi cahaya kebenaran yang mendorong kita untuk mempelajari dan merenungkannya.

Demikian peran agama yang telah menggerakkan peradaban manusia. Proses terbentuknya kehidupan manusia sepanjang sejarah hingga saat ini, tidak dapat dilepaskan dari peran agama. Dengan keimanan, agama telah mampu mengarahkan kehidupan manusia kepada kehidupan yang baik, berkemajuan dan keharmonisan.

Jumat, 22 Februari 2019

Artikel-Rumput Fatimah

      Labisia pumila (Kacip Fatimah) adalah tanaman berbunga dalam Primulaceae keluarga asli Malaysia . Ini adalah tanaman kecil, kayu, dan berdaun dengan panjang 20 cm (7,9 in), dan tumbuh secara luas di bawah naungan lantai hutan tropis. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat Melayu, yang diyakini mengandung manfaat yang berkaitan dengan kesehatan wanita.
Labisia adalah tanaman herbal yang tumbuh dalam kelompok rendah, dengan batang soliter atau jarang bercabang dan akar berbulu halus. Daunnya berbentuk lonjong, berbulu di bagian bawah dan dapat tumbuh hingga 20-40 cm (7,9-15,7 in) panjangnya. Tipe perbungaan berwarna coklat dan 5-6 cm (2,0-2,4 in) panjang. Tanaman ini tumbuh subur di bawah naungan, jauh dari sinar matahari langsung, dan tumbuh dengan baik di tanah yang lembab atau lembek. Ia merambat dengan rimpang, daun dan atau bijinya, dan ketika dibudidayakan dipanen sekitar setahun setelah penanaman. Tumbuhan ini berasal dari Malaysia, tetapi juga ditemukan di Sumatera , Jawa , dan Kalimantan . Tiga varietas Labisia telah dijelaskan: var. Alata, var. Lanceolata dan var Pumila.
Ekstrak tumbuhan telah dirumuskan secara komersial untuk konsumsi dalam bentuk kapsul dan tablet, serta bahan dalam minuman energi. Di Malaysia, Labisia disorot pada 2010 sebagai salah satu dari lima herbal lokal yang dikembangkan secara komersial dalam skala besar melalui Program Transformasi Ekonomi.

Manfaat Rumput Fatimah
1. Membantu Mengatasi Gangguan Reproduksi Wanita
Manfaat dari rumput fatimah yang pertama adalah digunakan untuk membantu mengatasi berbagai macam gangguan yang berkaitan dengan reproduksi wanita. Rumput fatimah memang dipercaya dapat digunakan untuk meningktkan hormon estrogen yang mana hormon ini sangat bermanfaat untuk membantu melencarakan menstruasi.
2. Membantu Dalam Proses Persalinan Normal
Manfaat dari rumput fatimah yang kedua adalah digunakan untuk membantu wanita dalam proses persalinan normal. Bagi ibu hamil yang sedang akan melakukan proses persalinan normal, maka disarankan untuk mengkonsumsi ramuan yang berasal dari rumput fatimah. Dipercaya bahwa air hasil rendaman dari rumput fatimah bisa membantu melancarkan proses persalinan karena nantinya akan menyebabkan kontraksi serta mendorong pembukaan yang akan lebih cepat dibandingkan dengan wanita yang melakuan proses persalinan tanpa mengkonsumsi ramuan rumput fatimah.
3. Membantu Menormalkan Siklus Menstruasi
Khasiat dari rumput fatimah selanjutnya adalah bisa digunakan untuk membantu melancarkan siklus menstruasi. Kondisi banyak dialami oleh wanita yang biasanya disebabkan karena faktor keturunan, namun lebih banyak disebabkan karena wanita tersebut memiliki aktivitas yang terlalu padat sehingga menyebabkan siklus mensturasinya menjadi tidak lancar.

Cara Menanam Rumput Fatimah
1. Menyiapkan Bibit
Cara menanam rumput fatimah yang pertama adalah anda harus menyiapkan bibit terlebih dahulu. Penyiapan bibit ini nantinya akan bergantung kepada kualitas atau hasil panen anda. Oleh karena itu, anda harus memilihi bibit rumput fatimah yang terbaik sehingga nantinya bisa menghasilkan rumput fatimah dengan kualitas yang terbaik juga, serta harga yang akan anda dapatkan pun juga lebih tinggi dibandingkan dengan rumput fatimah yang memiliki kualitas biasa saja. Bibit yang harus anda pilih tentunya merupakan bibit yang masih segar dan terbebas dari berbagai penyakit. Jumlah bibit yang anda tanam nanti harus disesuaikan dengan luas media tanam yang akan anda gunakan
2. Menyiapkan Media Tanam
Cara menanam rumput fatimah yang kedua adalah dengan menyediakan media tanam. Anda bisa menggunakan media tanamn berupa akuarium yang nantinya akan anda berikan penerangan berupa lampu karena rumput fatimah merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya yang lumayan besar. Karena hal inilah maka anda harus memasang lampu dengan kualitas cahaya yang stabil dan konsisten. Maka dari itu, anda harus memberikan penerangan selama kurang lebih 8 jam per harinya sehingga bisa memaksimalkan pertumbuhannya dan juga anda harus memperhatikan mengenai suhu ruangan yakni harus antara 25 sampai dengan 30 derajat celcius. Selain itu, rumput fatimah juga membutuhkan pupuk cair yang juga sedikit lebih banyak dibandingkan dengan jenis rumput lainnya. Maka anda harus memastikan bahwa cadangan pupuk cair anda tidak sampai kehabiskan karena tentunya hal tersebut hanya akan merugikan anda.
3. Proses Penanaman
Hal selanjutnya yang harus anda perhatikan dalam cara menanam rumput fatimah adalah tentang proses penanaman. Perlu anda tahu bahwa untuk cara penanaman rumput fatimah tidak terlalu sulit karena hampir sama dengan ketika anda menanam jenis rumput atau tanaman lainnya. Yang terpenting dari tahap ini adalah anda harus memberikan jarak antar setiap rumput fatimah agar supaya tidak terlalu berdempetan sehingga nantinya bisa mempengaruhi pertumbuhan dari rumput fatimah yang anda tanam. Dan juga anda harus membiasakan untuk melakukan penyemprotan secara rutin dan merasa untuk tetap menjaga agar kandungan tanah tetap lembab sehingga rumput fatimah akan tetap subur.
4. Perawatan
Untuk tahap perawatan juga menjadi salah satu tahapan yang mempengaruhi kualitas dari rumput fatimah yang anda tanam. Sekedar informasi bahwa rumput fatimah membutuhkan pemberian kadar pupuk yang lumayan tinggi yang berarti anda harus memberikan pupuk cair selama kurang lebih setiap minggunya setelah dilakukannya proses penanaman. Selain itu, anda jug harus sering melakukan kontrol terhadap intensitas cahaya karena seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa rumput fatimah membutuhkan cahaya yang stabil dan konsisten.


Rumput Fatimah bukan thibbun nabawi
Tidak ada satupun hadits shahih mengenai rumput fatimah ataupun keutamaannya. Masarakat awam banyak salah paham, hanya karena di namakan dengan “Fatimah” kemudian banyak ditawarkan kepada jama’ah haji dan umrah. Bahkan dijadikan oleh-oleh, maka banyak yang menganggap rumput fatimah adalah thibbun nabawi atau ada keutamaannnya dalam Islam sebagaimana kurma dan air zam-zam. Oleh karenanya kita sebaiknya berhati-hati dengan segala sesuatu yang dinisbatkan dengan thibbun nabawi, bisa jadi ini merupakan jalan “pelaris dagangan” saja.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Budi Iman Santoso, mengatakan, minum air rumput fatimah untuk memudahkan persalinan hanyalah mitos. Rumput ini mengandung bahan oksitosika yang dapat meningkatkan kontraksi rahim, sehingga memudahkan persalinan. Namun, harus berhati-hati dalam penggunaannya karena dapat mengakibatkan kontraksi berlebihan, yang akan membahayakan keselamatan janin ibu dan janin. "Minum air rumput fatimah begitu saja menyebabkan kontraksi berlebihan karena pemakaiannya tidak tepat, dosis berlebihan atau tidak terkontrol. Kalau tidak terkontrol, tidak saja bayi meninggal, tetapi rahim ibu bisa pecah," ujar Budi Iman di Jakarta di sela-sela peluncuran buku "Mitos dan Fakta Hidrasi" di Jakarta baru-baru ini. Budi yang juga adalah Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM mengatakan, karena kontraksi berlebihan, aliran darah atau oksigen dari ari-ari ke janin berkurang bahkan bisa berhenti. Denyut jantung bayi sudah mulai menurun sejak pembukaan pertama saat persalinan. "Karena itu, kami tidak menganjurkan minum air rumput fatimah jelang persalinan. Terlalu berisiko,” katanya. Untuk memudahkan persalinan di rumah sakit, kata Budi, bahan oksitosika diberikan dalam bentuk obat dengan dosis yang terkontrol.

Surat Lamaran Pekerjaan

Kuningan, 23 Februari 2025

Hal: Lamaran Pekerjaan 
Kepada Yth,
Manajer HRD RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro No.71
Jakarta Pusat 

Denganhormat,
      Sesuai dengan iklan lowongan pekerjaan dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Pada harian Republika tanggal 14 Januari 2025. Bahwa di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo saat ini sedang membuka lowongan untuk Dokter Anestesi. Menindaklanjuti informasi tersebut saya yang bertandatangan dibawah ini: 
Nama                       : Dr. Evita Kusumah Dewi, Sp. An-KAR
Tempat, Tanggal Lahir: Kuningan, 12 Agustus 2000
Umur.                       : 25 Tahun
Pendidikan Terakhir    : Universitas Indonesia (PPDS)
Alamat                     : Jl. Dukuhdalem No.01 Kuningan
Telepon                     : 089648142092
E-mail.                     : ekusumahdewi12@gmail.com 

Bersama surat ini saya menyatakan ketertarikan saya untuk mengisi posisi tersebut. Posisi ini sesuai dengan latar pendidikan saya PPDS Anestesi.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
1.Daftar Riwayat Hidup.
2.Fotocopy ijazah S-1, PPDS dan transkrip nilai.
3.Fotocopy sertifikat kursus/pelatihan.
4.Pas foto terbaru. 
     
      Besar harapan Saya Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan dengan terperinci tentang potensi yang saya miliki.
Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenar benarnya, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. 

Hormatsaya, 
Dr. Evita Kusumah Dewi, Sp. An-KAR



CURRICULUM VITAE

DATA PRIBADI
Nama                        : Evita Kusumah Dewi
Tempat, Tanggal Lahir : Kuningan, 12 Agustus 2000
Alamat                     : RT 01 RW 01 Desa Dukuhdalem, Japara, Kuningan
No. HP                      : 089648142092
Jenis Kelamin            : Perempuan
Agama                     : Islam
Kewarganegaraan       : WNI
Status                     : Belum Menikah
Email                      : ekusumahdewi12@gmail.com
Hobi                        : Membaca

PENDIDIKAN FORMAL
TK Al-Fajar
SDN 1 Rajadanu
SMPN 1 Japara
SMAN 1 Cilimus
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia PPDS Anestesi

PENDIDIKAN NON FORMAL
Public Speaking Miftah Noor
Kursus Bahasa Inggris Tingkat Menengah
Kursus Bahasa Arab Tingkat Menengah

KEMAMPUAN DAN KEAHLIAN
Bahasa Inggris aktif maupun pasif
Profesi dokter umum
Spesialis Anestesi
Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

Hormat saya,
Evita Kusumah Dewi

Senin, 18 Februari 2019

Cerpen-Pertemuanku Dengan Masa Lalu

Vita, itulah nama panggilanku. Sekarang aku duduk dibangku kelas tiga SMA. Aku tidak mempunyai banyak cerita menarik seperti di novel-novel ataupun film-film romantis. Namun setidaknya aku mempunyai kisah nyata tentang begitu pastinya ketentuan Allah.

Sudah lebih dari dua tahun aku dengannya tidak bertegur sapa, bukan karena aku dendam ataupun karena aku menyimpan kebencian. Aku hanya ingin menetralkan agar rasa didalam hatiku ini tidak terus larut dan membuncah. Ya kepada dia masa laluku.

Perjumpaan dengannya yang tidak pernah aku pikirkan dan tidak pernah aku sangka dalam hidupku. Aku bahkan sedikitpun tidak pernah berkhayal tentang dia. Namun pada kenyataannya aku dan dia berhasil untuk saling menjaga hati selama kurang lebih dua tahun lamanya. Ya dia jelas lebih tua dari aku, dia adalah kakak kelas lebih tua dua tahun dari aku. Sekarang dia sedang menempuh pendidikan semester ke-4 di salah satu universitas swasta.

Setelah aku dan dia memutuskan untuk tidak lagi saling menjaga hati karena satu dan lain hal, akhirnya kita memutuskan untuk terus memperbaiki diri masing-masing. Hingga sempat aku dipertemukan dengan oranglain yang sempat juga membuatku nyaman, tapi jujur dari dalam hati itu hanya sebatas nyaman karena aku membutuhkan seorang laki-laki untuk menjadi tempatku mencurahkan ribuan kata masa laluku. Itulah kenyataannya, kedekatan kita tidak sebagai seorang pasangan kekasih, aku dan oranglain tersebut hanyalah lawan bertukar cerita. Namun pada faktanya anggapan dia masa laluku itu berbeda. Dia menyimpulkan bahwa aku dengan oranglain tersebut adalah dua orang yang ada di posisi seperti dia dan aku di masa lalu.

Khadijah RA. berkata bahwa "Jika kita mencintai seseorang kita hanya bisa untuk mengungkapkan terang-terangan atau memutuskan untuk memendam" dan yang aku pilih adalah memendam. Dia masa laluku tidak tahu bahwa apapun yang aku lalui bersama oranglain tidak bisa sama dengan dia di masa laluku. Dia mungkin berpikir bahwa aku telah benar-benar melupakannya. Nyatanya, semua yang aku rasakan kepada oranglain tidak bisa sama seperti yang aku rasakan kepada masa laluku itu. Rasa nyamanku kepada oranglain tersebut tidak bisa lepas dari semua bayangan kenanganku dengan masa laluku.

Hingga suatu hari Allah menakdirkan aku dengan masa laluku untuk bertemu, dengan cara yang sangat indah pastinya. Dari situlah aku dengan masa laluku sedikit banyaknya mulai kondusif lagi berkomunikasi. Meskipun aku takut, bahwa usahaku selama ini untuk menetralkan rasa itu akan sia-sia. Tapi nyatanya aku tidak bisa melawan rasa ingin membalas pesan-pesan darinya itu.

Lambat laun akhirnya aku mulai penasaran dengan apa yang sebenarnya dia rasakan, pastinya tentang aku. Memberanikan diri lah akhirnya, aku memulai ceritaku kepada salah satu keluarganya yang memang pada saat yang sama juga bertemu denganku pada waktu aku bertemu dengan masa laluku itu. Banyak sekali pembahasan disana hingga tertera tulisan pesan "Dia masih sayang dan menyimpan rasa buat kamu". Betapa Maha baiknya Allah mengatur rencana, selama ini aku berusaha menjaga hati untuk berbenah diri dengan tidak ada sedikitpun niat untuk berpaling darinya dengan cara apapun termasuk memulai hubungan dengan yang lain ternyata tidak sia-sia. Ternyata apa yang selama ini aku jaga, dia juga menjaganya. Meskipun aku belum mendengar pernyataan itu darinya langsung.

Bahkan setelah beberapa tahun ini tidak ada komunikasi sama sekali, bertemu pun tidak apalagi untuk saling bertukar kata, ternyata rasa itu masih tersimpan dengan baik. Dan ternyata disini bukan hanya aku yang "merasa" tetapi masa lalu ku pun demikian.

Dari situ aku sadar, bahwa ketika aku menjaga seluruh hatiku dengan niat baik, maka siapapun disana juga sedang berusaha menjaga hatinya dengan baik untukku. Namun disini Allah menyisipkan alur bahwa penjagaan itu jatuh kepada aku dan masa laluku. Untukmu masa laluku semoga apa yang selama ini aku dan kamu jaga bisa menjadi titik dimana kita menjadi lebih baik, bukan lagi dengan ikatan yang hanya satu atau dua tahun saja. Tetapi sampai menua bahkan berjalan bersama menuju Surga. Aamiin.